Jumat, 10 Juni 2016

Bersosialisasi

Apa itu bersosialisasi ? Berhubung saya bukan anak IPS, jadi saya terpaksa nyontek kamus. Bentar dulu ya. Ehem baiklah. Bersosialisasi diambil dari kata sosial yang artinya berkenaan dng masyarakat. Apa artinya itu ? Ya udah pahami aja sendiri.

Oke kenapa kali ini saya membicarakan tentang bersosialisasi ? Mudah kok alasannya karena hal itu yang pertama muncul di kepala saya.#hehehe. Manusia merupakan makhluk hidup yang selalu melakukan hubungan sosial. Hal itu sendiri sudah mendarah daging dalam setiap tradisi kehidupan. Tidak hanya manusia. Bahkan binatang juga begitu. Buktinya anjing akan menggonggong keras jika bertemu dengan anjing lain. Padahal mereka baru pertama kali bertemu. Hebatkan ? Oke kembali ke topik utama. Bersosialisasi itu sendiri membawa pengaruh besar dalam setiap kehidupan. Karena hal itu perang dapat terselesaikan. Karena hal itu kamu dapat mengenal seseorang. Dan juga karena hal itu kamu bisa lahir di dunia ini.#Lho? Ya iya lah. Kalau bapak sama mama kamu tidak bersosialisasi, tidak mungkin mereka saling kenal. Tidak mungkin mereka bisa saling suka. Tidak mungkin mereka bisa menikah. Dan banyak lagi hal-hal tidak mungkin lainnya. Jadi pada intinya kamu lahir karena adanya ‘sosialisasi’. #hahahaha. Berterimakasihlah kepadanya.

Bersosialisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya bicara.#ya ini yang pastinya. Bayangkan jika kamu tidak pernah bicara dengan orang lain? Bayangkan!!! Kamu tidak akan bisa mengenal seseorang. Dan kamu juga tak akan bisa mendapatkan teman. Dan yang lebih sulit lagi, kamu tidak akan bisa mendapatkan pacar. Bayangkan betapa besarnya peran hal itu dalam kehidupan ini. Bayangkan!!! Tapi jika di bandingkan dengan jaman sekarang, kayaknya peran suara sudah diambil alih sama peran aplikasi chat smartphone. Orang-orang lebih suka memainkan hape mereka ketimbang berbicara dengan teman disampingnya. Sampai ada kata-kata “Sesungguhnya kebersamaan mereka adalah kesendirian yang dilakukan bersama.” Saya tak tau siapa yang mempopulerkan kata-kata itu. Tapi kalau dipikir-pikir, benar juga. Kalau dulu setiap sore selalu janjian sama teman-teman untuk main bola. Atau main apa saja yang menghasilkan keringat. Jika sekarang, skemanya jadi gini. Pulang – makan – main hape – baring – tidur siang – bangun – main hape lagi sampai malam – tidur malam – bangun pagi – cek hape – pasang status – baru berangkat sekolah. Macam mana mau sehat coba ? Yang digerakin cuma jari jempol. Yang sehat ya cuma jempol. Coba sekali-sekali pake jari kaki, pake hidung, pake telinga atau biar lebih greget pake lidah. Kan  menyehatkan. #menyehatkan ndas mu. Ngomong-ngomong soal hape jadi keinget sesuatu.#woy topiknya sudah menyimpang. Kalau kalian liat video klip tahun 90-an waktu yang namanya hape belum terlalu terkenal, saat ada adegan kangen-kangenan dengan orang yang jauh pasti gambarnya memperlihatkan seseorang yang sedang menuliskan sesuatu di kertas. Lalu ngebayangin orang yang dikangenin. Kalau sekarang?? Posisi kertas dan pulpen digantikan hape-hape canggih. Dan gambarnya pun memeperlihatkan orang-orang yang mengetikan sesuatu di hapenya atau menelpon seseorang yang ingin diajaknya bicara. Yah kalau ndak dibalas atau diangkat orangnya marah. Saya juga pernah kayak gitu. Tapi pas di telpon yang ngomong malah operator.#hahahaha.

Wah-wah-wah. Kayaknya pembahasannya sudah jauh sekali dari topik utama. Tapi tak apalah. Kalian sudah mengerti kan? Kalau tak mengerti ya sudah. Saya juga tak ingin kalian mengerti dengan apa yang saya tulis ini.#hahaha. Jadi pada intinya bersosialisasi itu penting. Itu saja. Ingat!! Dimanapun dan dalam kondisi apapun cobalah bersosialisasi. Meskipun di kuburan. Saya yakin ada seseorang atau seuatu yang mendengarnya. Ada pepatah yang mengatakan Malu bertanya sesat di jalan. Meskipun kamu bisa melihat peta atau melihat papan nama yang biasa tertulis di persimpangan.

Jangan ambil pusing dengan tulisan saya ini. Coretan yang saya buat tidak ada hubungannya dengan pelajaran disekolah kamu walaupun ada saya ragu tulisan saya bisa masuk dalam ulangan.#hahaha. Saya tidak punya niat jahat kok. Cuma ingin berbagi. Ya meskipun tidak terlalu penting. Tapi tak apalah. Yang penting saya iklas. Terima kasih sudah mau membaca nya jika ingin berkomentar silahkan tapi berikan komentar yang bermanfaat, oke. Sayonara.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar